Skip to main content

CHAPTER 2: THE PROJECT MANAGEMENT AND IT CONTEXT


Organisasi mempengaruhi proyek manajemen yaitu:
  •       Organizational cultures and styles. Budaya maupun gaya dari organisasi mempengaruhi proyek manajemen. Harus menyesuaikan dengan budaya yang ada. Semisal: Mahasiswa/i telkom university menggunakan baju merah dihari senin dan menggunakan batik dihari jumat. Itu sudah menjadi budaya dari organisasi, sehingga mahasiswa/i wajib mengikuti.
  •       Organizational communications. Komunikasi juga mempengaruhi suatu proyek manajemen. Komunikasi sebaiknya dengan menggunakan bahasa yang resmi, sopan.
  •     Organizational structures. Struktur organisasi juga mempengaruhi proyek management. Struktur organisasi terdiri dari: functional, project, dan matriks.
  •       Organizational process assets (OPA), meliputi standard, policies. OPA ini bersifat tidak wajib untuk diikuti atau dilaksanakan diperusahaan. Contoh: procedures, template.
  •       Enterprise environmental factors (EEF), wajib untuk diikuti dan dilaksanakan. Contoh: marketplace condition, government standard.






Comments

Popular posts from this blog

CHAPTER 10: PROJECT COMMUNICATION MANAGEMENT

Pada project communication management terdapat tiga proses, yaitu: A. Planning process     1. Plan communication management.  Proses ini memilih pendekatan yang sesuai agar dapat berkomunikasi dengan stakeholder secara efektif dan efisien agar tersampainya informasi mengenai apa yang dibutuhkan selama masa proyek dan menyediakan organizational assets. B. Executing process    2. Manage communication.  Proses menciptakan, mengumpulkan, mendistribusikan, mengambil, dan mendisposisikan informasi proyek sesuai dengan plan communication management. Manfaat dari proses ini adalah agar komunikasi menjadi efisien dan efektif antar stakeholders. C. Monitoring and controlling process    3. Control communication.  Proses ini melakukan monitoring dan controlling untuk memastikan kebutuhan informasi stakeholder terpenuhi.  Yang menjadi sorotan dalam proses ini adalah plan communication management. Salah satu tool yang digu...

CHAPTER 5: PROJECT SCOPE MANAGEMENT

Scope. Scope berkaitan pada semua pekerjaan dalam menciptakan ( creating ) produk dari proyek dan proses yang digunakan dalam proyek. Dalam scope dikenal dua istilah, yaitu: product scope dan project scope . Product Scope Project Scope Features dan function menjadi karakteristik atau ciri-ciri dari sebuah produk, layanan atau hasil dari proyek Proses untuk membuat atau menciptakan sebuah produk, layanan, atau hasil dengan menggunakan features dan function Penyelesaian produk diukur sesuai dengan product requirements Penyelesaian produk diukur sesuai dengan project management plan. Dalam project scope management terdapat enam proses, yaitu: A. Planning process     1. Plan scope management.  Tujuan proses ini untuk mendefiniskan bagaimana cara me- managed scope. Gambar diatas menunjukkan ITTO ( inputs, tools and techniques, outputs ) dari proses plan scope management. Dalam input yang menjadi ...

CHAPTER 6: TIME MANAGEMENT PROCESS

Dalam time management process terdapat tujuh proses yang menjadi pembahasan, yaitu: A. Planning process     1. Plan schedule management.  Tujuan dari proses ini seperti plan scope management. Hanya saja beda, proses ini membahas perencanaan waktu dalam proyek. Untuk input, tools, dan output dapat dilihat pada gambar. Yang menjadi sorotan utama dalam proses ini adalah output nya adalah schedule management plan. Schedule management plan berisikan mengenai perencanaan waktu secara resmi dan detail yang akan dilakukan selama proyek berlangsung.     2. Define activities.  Proses ini mendefinisikan task apa saja yang akan dilakukan. Proses ini melibatkan WBS. WBS dijelaskan secara mendetail berdasarkan task apa saja yang akan dikerjakan. Untuk input, tools, dan output dapat dilihat pada gambar. Yang menjadi sorotan adalah output nya yaitu activity list , activity attributes dan milestones. Kedua ouput ini berisikan tentang daftar akti...